Showing posts with label prosa samudra. Show all posts
Showing posts with label prosa samudra. Show all posts

Friday, November 19, 2010

pagi kali ini

pagi ini, sekaleng nescafe dingin dan sepotong roti menemani. tak ada lagi panggilanku pada bocah tetangga sebelah untuk sekedar memesan kopi hitam beradu didih air dalam cangkir porselen. terkadang aku suka memandang lama ketika butiran-butiran kecil hitam itu satu persatu tenggelam.

sementara ada pula yang mengapung bingung. serupa manusia yang sedang bimbang antara ya dan tidak pada sebuah keputusan. jika nasib sedang berpihak, mereka akan menempel pada dinding porselen cangkir atau jika sedang sial terbuang ketika menyelinap diamdiam diantara gigiku. percuma! bathinku sembari menyemburkan keluar mereka. melayang dan tak terlihat lagi. seperti cinta palsu yang hanya menyelinap sesaat di hati.

begitulah pagi kali ini.


amlapura 19, november 2010

Thursday, September 2, 2010

KISAH KENARI


kenari


di rekah pagi ada sebuah kisah, dari balik bukit hening ujung desa kemuning. tentang janji seia sekata sepasang burung kenari. berhari hari menyulam hangat sarang jerami. satu per satu dibawa dengan paruh mungilnya terbang melintasi pucukpucuk pepohonan. hingga di suatu senja yang belum purna, silir angin memberi kabar yang memilukan. satu diantaranya mati dengan lobang menganga di dada, bersimbah darah di tangan para pemburu bedebah. bagi mereka adalah hal yang lumrah membuang rupiah untuk mendapatkan rasa bingah. bertepuk dada merasa gagah.

dan kini, si kenari jantan sendiri sepanjang hari bernyanyi memanggil dengan suara yang hampir parau. saat lelah mengangkasa dia berdiam diri pada hangat sarang yang belum tuntas sulamannya.